gravatar

3 Calon Perawat

3 Orang Mahasiswi AkPer yg akan menghadapi ujian kompetensi sedang terlibat pembicaraan membahas alat reproduksi pria dengan obyek mayat pria yg meninggal dgn kondisi kemaluannya tetap berdiri tegak karena serangan jantung akibat overdosis Viagra:
Mahasiswi 1: Tahukah kalian sebenarnya alat reproduksi pria itu adalah sebuah tulang rawan?
Mahasiswi 2: Jangan sok tahu kamu, kalau tulang pastilah bs patah, yg jelas tersusun dari jaringan daging dan otot
Mahasiswi 3: Betul, selain jaringan daging dan otot juga terdapat jaringan pembuluh darah yg bisa membuatnya tegang seperti ini (sambil memegang)
Mahasiswi 1: kalian ini gimana sih? Masih gak percaya? Sini aku tunjukkan (sambil memegang erat kemaluan mayat itu dengan kedua tangannya dan mulai menggerakkan tanganya naik turun dengan berirama, beberapa menit kemudian.....)
Mahasiswi 1: Kalian semua bisa lihat, nih cairan putih kental yang meleleh keluar dari alat reproduksi pria itu adalah sumsum, dan berarti pendapatku itu benar kalau memang dari tulang rawan..!!!
Mahasiswi 2 & 3: Dasar lu cabutan, ga yg idup, yg mati juga diembat ??huuh

ini bukan sms, melainkan anekdot lewat....

TERTAWA ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan. Tertawa terbahak-bahak selama satu menit setara dengan 45 menit olahraga yang mengeluarkan keringat.

Bahkan, efek tertawa selama 20 detik sama halnya dengan tiga menit joging, yang baik untuk kesehatan jantung.

Getaran yang dihasilkan ketika kita tertawa membuat jantung berdetak lebih kencang. Selain itu, tekanan darah meningkat dan oksigen dalam darah juga naik. Bahkan endorfin yang diproduksi otak akan melahirkan rasa nyaman.

Studi membuktikan tekanan darah menurun 10-20 mm ketika seseorang tertawa selama 10 menit. Endorfin atau hormon anti stres yang dilepas akan mengalahkan hormon stres (cortisol, adrenalin, epinephrine). Tekanan darah sebagai penyebab berbagai penyakit pun dapat berkurang.

Tertawa terbahak-bahak juga memicu produksi sel-sel limfosit sebagai pembunuh stres alami. Dengan kata lain, efek tertawa dapat meningkatkan sistem imun tubuh kita.

Sebuah penelitian yang dilakukan psikiatris Arthur Stone dari State University of New York di Stony Brook Medical School membuktikan hal itu. Selama tiga bulan ia melakukan studi dengan melibatkan 96 pria untuk mengukur tingkat antibodi.

Tak perlu menunggu saat yang tepat untuk tertawa, seperti saat menonton tayangan lucu, bercanda dengan teman atau membaca buku humor. Tertawa tanpa sebab pun sah-sah saja, toh bermanfaat bagi kesehatan Anda. Alternatif lain, tak ada salahnya mencoba bergabung dengan kelompok tertawa yang kini mulai menjamur. [Suara Merdeka]

STATISTIK BLOG


Masukkan Code ini K1-FAF969-5
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

Chit Chat

KAKA

Archives