gravatar

Kakek dan Bra

Merayakan ulang tahun perkawinan ke 50-nya, seorang kakek bermaksud membeli hadiah BH buat si nenek. Sampai di toko lingerie, kakek tampak kaget dengan begitu banyak model BH yang tersedia.

"Beli apa, kek?" kata penjaga toko kaget karena ada kakek-kakek ke tokonya.

"Mau beli BH buat nenek."

Penjaga toko bertanya, "Ukurannya berapa?"

Si kakek terlihat bingung, "Nah itu masalahnya, saya lupa nomornya dan nggak bawa contoh.."

Si penjaga toko mencoba cari solusi, "Mungkin sebesar jeruk bali, kek?"

Si kakek masih terlihat bingung, "Wah, kegedean..."

Si penjaga toko kembali bertanya, "Jeruk Garut...?"

Kakek berpikir sejenak, "Kayaknya masih kegedean juga..."

Penjaga toko bingung, tapi tidak hilang akal, "OK deh, mungkin sebesar telur bebek..?"

Si kakek tampak bersemangat karena tebakan penjaga toko itu tepat, "Ha, Betul!" sahutnya, "Tapi, yang didadar."

TERTAWA ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan. Tertawa terbahak-bahak selama satu menit setara dengan 45 menit olahraga yang mengeluarkan keringat.

Bahkan, efek tertawa selama 20 detik sama halnya dengan tiga menit joging, yang baik untuk kesehatan jantung.

Getaran yang dihasilkan ketika kita tertawa membuat jantung berdetak lebih kencang. Selain itu, tekanan darah meningkat dan oksigen dalam darah juga naik. Bahkan endorfin yang diproduksi otak akan melahirkan rasa nyaman.

Studi membuktikan tekanan darah menurun 10-20 mm ketika seseorang tertawa selama 10 menit. Endorfin atau hormon anti stres yang dilepas akan mengalahkan hormon stres (cortisol, adrenalin, epinephrine). Tekanan darah sebagai penyebab berbagai penyakit pun dapat berkurang.

Tertawa terbahak-bahak juga memicu produksi sel-sel limfosit sebagai pembunuh stres alami. Dengan kata lain, efek tertawa dapat meningkatkan sistem imun tubuh kita.

Sebuah penelitian yang dilakukan psikiatris Arthur Stone dari State University of New York di Stony Brook Medical School membuktikan hal itu. Selama tiga bulan ia melakukan studi dengan melibatkan 96 pria untuk mengukur tingkat antibodi.

Tak perlu menunggu saat yang tepat untuk tertawa, seperti saat menonton tayangan lucu, bercanda dengan teman atau membaca buku humor. Tertawa tanpa sebab pun sah-sah saja, toh bermanfaat bagi kesehatan Anda. Alternatif lain, tak ada salahnya mencoba bergabung dengan kelompok tertawa yang kini mulai menjamur. [Suara Merdeka]