gravatar

Kena Batunya

Ada Cewe Sexy pergi ke Dokter, dan dokternyapun terpesona melihat penampilannya yang luarbiasa memukau. Semua keprofesionalisanya seakan pergi keluar jendela...

Dia mengatakan padanya untuk mengambil celana, dia lakukan, dan dia mulai menggosok-gosok pahanya.
"Kamu tahu apa yang aku lakukan?" tanya dokter?
"Ya, memeriksa kelainan." jawab si cewe.
Dia menyuruh si cewe untuk melepas kaus dan BH-nya, si cewe melepas semuanya. Si Dokter mulai menggosok-gosok payudaranya, dan bertanya, "kamu tahu apa yang aku lakukan?", si cewe menjawab, "Ya,memeriksa kanker."

Selanjutnya, si dokter menyuruh si cewe untuk melepas celana dalamnya,menelentangkan si cewe diatas meja, mulai menindih si cewe dan bercinta. Setelah selesai melampiaskan hasratnya si dokter bertanya, "Kamu tahu apa yang telah aku lakukan?"

Si Cewe menjawab, "Saya kesini bukan untuk menularkan penyakit kelamin saya pada anda Dok, saya kesini untuk berobat!"

TERTAWA ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan. Tertawa terbahak-bahak selama satu menit setara dengan 45 menit olahraga yang mengeluarkan keringat.

Bahkan, efek tertawa selama 20 detik sama halnya dengan tiga menit joging, yang baik untuk kesehatan jantung.

Getaran yang dihasilkan ketika kita tertawa membuat jantung berdetak lebih kencang. Selain itu, tekanan darah meningkat dan oksigen dalam darah juga naik. Bahkan endorfin yang diproduksi otak akan melahirkan rasa nyaman.

Studi membuktikan tekanan darah menurun 10-20 mm ketika seseorang tertawa selama 10 menit. Endorfin atau hormon anti stres yang dilepas akan mengalahkan hormon stres (cortisol, adrenalin, epinephrine). Tekanan darah sebagai penyebab berbagai penyakit pun dapat berkurang.

Tertawa terbahak-bahak juga memicu produksi sel-sel limfosit sebagai pembunuh stres alami. Dengan kata lain, efek tertawa dapat meningkatkan sistem imun tubuh kita.

Sebuah penelitian yang dilakukan psikiatris Arthur Stone dari State University of New York di Stony Brook Medical School membuktikan hal itu. Selama tiga bulan ia melakukan studi dengan melibatkan 96 pria untuk mengukur tingkat antibodi.

Tak perlu menunggu saat yang tepat untuk tertawa, seperti saat menonton tayangan lucu, bercanda dengan teman atau membaca buku humor. Tertawa tanpa sebab pun sah-sah saja, toh bermanfaat bagi kesehatan Anda. Alternatif lain, tak ada salahnya mencoba bergabung dengan kelompok tertawa yang kini mulai menjamur. [Suara Merdeka]