gravatar

LHO KOK TAU

Seorang lelaki buta memasuki rumah makan. Bambang, pemilik rumah makan sekaligus berperan sebagai pelayan datang sambil menyodorkan daftar menu.

"Saya orang buta, tentu saja tidak bisa membaca daftar menu, tolong bawakan sendok kotor yang telah dipakai pengunjung sebelumnya dan saya akan membauinya. Dari situ nanti saya akan tahu masakan apa yang enak untuk dipesan," kata lelaki buta tersebut.

Ia membauinya dan berkata, "Saya pesan pepes ikan mas dan sayur asam".
Dengan agak terperanjat Bambang menulis pesanannya. Menu itu memang menjadi pesanan favorit rumah makan itu.

Beberapa hari kemudian, lelaki buta tersebut datang lagi. Sekali lagi Ia minta sendok bekas pakai untuk dibaui, tetapi bukan yang habis dipakai untuk makan pepes dan sayur asam. Hanya ada satu sendok yang habis dipakai untuk menu lainnya.

"Bau sendok ini enak juga, sepertinya habis dipakai untuk makan ayam bakar dengan lalapan dan sambal terasi."

Bambang mengiyakan dan lelaki buta pun memesan masakan itu. Lelaki buta utk ketiga kalinya datang lagi dikemudian hari. Ia datang lebih awal ketika belum ada satu pengunjungpun yang datang sehingga tidak ada bekas sendok pakai yang bisa disodorkan. Entah darimana datangnya tiba-tiba sifat iseng Bambang muncul.
Ia mendatangi isterinya yang berperan sebagai tukang masak didapur. Disodorkannya sebuah sendok dan berkata,"Lilis, kamu usapkan sendok ini dianu-mu"
"Apa-apaan sih, Mas??!!!" tanya Lilis tidak mengerti.
"Udahlah nurut aja demi kemajuan rumah makan kita" kata Bambang setengah memaksa.

Lilis pun menurut, mengusapkan sendok di "anu-nya" dan mengembalikannya ke Bambang. Dibawanya sendok tersebut ke lelaki buta yang sedang duduk menunggu. Begitu Ia membauinya, sambil mengernyitkan keningnya, lelaki buta itu berkata,

"Haahh!! Si Lilis kerja disini???

TERTAWA ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan. Tertawa terbahak-bahak selama satu menit setara dengan 45 menit olahraga yang mengeluarkan keringat.

Bahkan, efek tertawa selama 20 detik sama halnya dengan tiga menit joging, yang baik untuk kesehatan jantung.

Getaran yang dihasilkan ketika kita tertawa membuat jantung berdetak lebih kencang. Selain itu, tekanan darah meningkat dan oksigen dalam darah juga naik. Bahkan endorfin yang diproduksi otak akan melahirkan rasa nyaman.

Studi membuktikan tekanan darah menurun 10-20 mm ketika seseorang tertawa selama 10 menit. Endorfin atau hormon anti stres yang dilepas akan mengalahkan hormon stres (cortisol, adrenalin, epinephrine). Tekanan darah sebagai penyebab berbagai penyakit pun dapat berkurang.

Tertawa terbahak-bahak juga memicu produksi sel-sel limfosit sebagai pembunuh stres alami. Dengan kata lain, efek tertawa dapat meningkatkan sistem imun tubuh kita.

Sebuah penelitian yang dilakukan psikiatris Arthur Stone dari State University of New York di Stony Brook Medical School membuktikan hal itu. Selama tiga bulan ia melakukan studi dengan melibatkan 96 pria untuk mengukur tingkat antibodi.

Tak perlu menunggu saat yang tepat untuk tertawa, seperti saat menonton tayangan lucu, bercanda dengan teman atau membaca buku humor. Tertawa tanpa sebab pun sah-sah saja, toh bermanfaat bagi kesehatan Anda. Alternatif lain, tak ada salahnya mencoba bergabung dengan kelompok tertawa yang kini mulai menjamur. [Suara Merdeka]

STATISTIK BLOG


Masukkan Code ini K1-FAF969-5
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

Chit Chat

KAKA