gravatar

Teman dari Pedalaman

si Andi barusaja kedatangan saudaranya yang asli suku pedalaman dari suatu daerah yg tidak pernah tersentuh technology, sewaktu diajak jalan - jalan ke sepanjang rel kereta, pas ada kereta lewat dia nyeletuk " Heyy...ada Naga Berjalan...panjang sekaliii....bagaimana kalau dia berdiriiii...pastilah tinggi sekaliiii......" , tidak lama ada pesawat terbang melintas diatas mereka, " Heyyy....ada burung besiiiii suara berisik sekaliiii......", si Andi gerah juga, akhirnya diajaklah pulang sodaranya itu, sampai rumah si Andi berkata "kamu diam disini nonton TV saja yah, beta tinggal kebelakang sebentar ", tidak lama kemudian terdengar suara ledakan disusull teriakan kesakitan yg amat keras, si Andi bergegas ke ruang depan dan berkata "yaa ampuuun kamu apain aja TV beta?", sodaranya membalas "tadi kutengok ada orang berkelahiiiii...., aku tantang diaaa..., diam sajaaa...., malah seperti meledek betaaa...., beta pukul dia..., eee...malah menggigit?", si Andi balik membalas dengan suara keras karena kesal "KAMU ITU BUKAN DIGIGIT BEGO, TAPI KESETRUM, UNTUNG GAK MATI AJA SEKALIAN"

MySpace

ini bukan sms, melainkan sekedar anekdot lewat

TERTAWA ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan. Tertawa terbahak-bahak selama satu menit setara dengan 45 menit olahraga yang mengeluarkan keringat.

Bahkan, efek tertawa selama 20 detik sama halnya dengan tiga menit joging, yang baik untuk kesehatan jantung.

Getaran yang dihasilkan ketika kita tertawa membuat jantung berdetak lebih kencang. Selain itu, tekanan darah meningkat dan oksigen dalam darah juga naik. Bahkan endorfin yang diproduksi otak akan melahirkan rasa nyaman.

Studi membuktikan tekanan darah menurun 10-20 mm ketika seseorang tertawa selama 10 menit. Endorfin atau hormon anti stres yang dilepas akan mengalahkan hormon stres (cortisol, adrenalin, epinephrine). Tekanan darah sebagai penyebab berbagai penyakit pun dapat berkurang.

Tertawa terbahak-bahak juga memicu produksi sel-sel limfosit sebagai pembunuh stres alami. Dengan kata lain, efek tertawa dapat meningkatkan sistem imun tubuh kita.

Sebuah penelitian yang dilakukan psikiatris Arthur Stone dari State University of New York di Stony Brook Medical School membuktikan hal itu. Selama tiga bulan ia melakukan studi dengan melibatkan 96 pria untuk mengukur tingkat antibodi.

Tak perlu menunggu saat yang tepat untuk tertawa, seperti saat menonton tayangan lucu, bercanda dengan teman atau membaca buku humor. Tertawa tanpa sebab pun sah-sah saja, toh bermanfaat bagi kesehatan Anda. Alternatif lain, tak ada salahnya mencoba bergabung dengan kelompok tertawa yang kini mulai menjamur. [Suara Merdeka]